PRIYAYI SITI, NANDITA (2026) ANALISIS STRUKTUR, PERILAKU, DAN KINERJA RANTAI PASOK CABAI RAWIT DI PASAR PAOK MOTONG KABUPATEN LOMBOK TIMUR. Other thesis, Universitas Mataram.
S_Priyayi Siti Nandita_Analisis Struktur, Perilaku, dan Kinerja Rantai Pasok Cabai Rawit di Pasar Paok Motong Kabupaten L~1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis struktur (structure) rantai pasok; (2)
menganalisis perilaku (conduct) pelaku rantai pasok; dan (3) menganalisis kinerja
(performance) rantai pasok cabai rawit.. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif
dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Unit analisis terdiri atas petani, pengepul,
grosir, dan pengecer. Penentuan lokasi dilakukan secara purposive sampling, sedangkan
responden pelaku pasar ditentukan dengan accidental sampling dan responden petani
dengan snowball sampling. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, serta data
sekunder dari instansi terkait. Analisis data meliputi struktur dan perilaku rantai pasok,
reliability, biaya dan margin pemasaran, efisiensi pemasaran, farmer’s share, share biaya
lembaga pemasaran, dan Gross Profit Margin (GPM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa
rantai pasok cabai rawit di Pasar Paok Motong melibatkan empat pelaku utama, yaitu petani,
pengepul, grosir, dan pengecer, dengan dua saluran pemasaran, yaitu Saluran I: petani–
pengepul–grosir–pengecer–konsumen dan Saluran II: petani–pengepul–pengecer–
konsumen. Aliran produk menunjukkan bahwa grosir memiliki peran penting dalam
distribusi antarwilayah, dengan 69,40% pasokannya berasal dari luar daerah dan 98,16%
penjualannya disalurkan ke luar daerah. Perilaku rantai pasok didominasi oleh penggunaan
harga pasar dan sistem pembayaran tunai. Kinerja reliability secara keseluruhan tergolong
sangat baik dengan TCR sebesar 87,27%. Secara ekonomi, kedua saluran pemasaran
tergolong efisien. Saluran I memiliki margin pemasaran sebesar Rp25.000,00/kg, biaya
pemasaran Rp4.565,40/kg, keuntungan Rp20.434,60/kg, dan efisiensi pemasaran 5,71%,
sedangkan Saluran II memiliki margin Rp26.250,00/kg, biaya Rp2.691,44/kg, keuntungan
Rp23.558,56/kg, dan efisiensi pemasaran 3,31%. Farmer’s share masing-masing sebesar
67,69% pada Saluran I dan 68,75% pada Saluran II. GPM tertinggi diperoleh pengecer
sebesar 18,28%, diikuti pengepul 9,61% dan grosir 6,89%. Dengan demikian, Saluran II
merupakan saluran yang lebih efisien dari sisi biaya pemasaran dan memberikan farmer’s
share yang lebih tinggi.
Kata kunci: cabai rawit, rantai pasok, struktur, kinerja, efisiensi pemasaran, Pasar Paok
Motong.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > SB Plant culture |
| Divisions: | Fakultas Pertanian |
| Depositing User: | Meike Megawati |
| Date Deposited: | 22 Sep 2026 06:29 |
| Last Modified: | 22 Sep 2026 06:29 |
| URI: | http://repository.unram.ac.id/id/eprint/107 |
