PENGARUH VARIASI LARUTAN ALKALI (NaOH) PADA KARAKTERISTIK BRIKET SERBUK TEH DENGAN PEREKAT TEPUNG TAPIOKA

Fatimah, Az-Zahra (2026) PENGARUH VARIASI LARUTAN ALKALI (NaOH) PADA KARAKTERISTIK BRIKET SERBUK TEH DENGAN PEREKAT TEPUNG TAPIOKA. Other thesis, Universitas Mataram.

[thumbnail of TA_FATIMAH AZ ZAHRA_F1C022112.pdf] Text
TA_FATIMAH AZ ZAHRA_F1C022112.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Pemanfaatan limbah ampas teh sebagai bahan baku briket merupakan salah satu
upaya untuk mengembangkan sumber energi alternatif sekaligus mengurangi limbah
biomassa. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk memodifikasi karakteristik
biomassa adalah pretreatment alkali menggunakan natrium hidroksida (NaOH). Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi NaOH terhadap karakteristik
briket serbuk teh dengan perekat tepung tapioka. Konsentrasi NaOH yang digunakan yaitu
0%, 2%, 4%, dan 6%, sedangkan tepung tapioka digunakan sebesar 10% dari massa
biomassa. Ampas teh diberi pretreatment dengan perendaman dalam larutan NaOH,
kemudian dicuci hingga mencapai pH netral dan dikeringkan sebelum proses pembuatan
briket. Karakteristik briket yang diuji meliputi densitas, drop test, kadar air, kadar abu, dan
nilai kalor. Analisis data dilakukan menggunakan One-Way ANOVA pada parameter yang
memiliki tiga kali pengulangan, sedangkan nilai kalor dianalisis secara deskriptif karena
pengujian dilakukan satu kali pada setiap perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
variasi konsentrasi NaOH berpengaruh signifikan terhadap densitas, drop test, kadar air, dan
kadar abu. Nilai densitas berkisar antara 0,607–0,849 g/cm³, persentase kehilangan massa
pada drop test berkisar antara 0,021–0,378%, kadar air berkisar antara 7,7961–8,6158%, dan
kadar abu berkisar antara 3,6655–5,9230%. Nilai kalor berkisar antara 4.143–4.340 kal/g,
dengan nilai tertinggi diperoleh pada perlakuan 0% NaOH. Berdasarkan SNI 01-6235-2000,
kadar abu seluruh perlakuan masih memenuhi batas maksimum 8%, sedangkan nilai kalor
seluruh perlakuan belum memenuhi persyaratan minimum 5.000 kal/g. Pada parameter
kadar air, perlakuan 0% dan 6% memenuhi batas maksimum 8%, sedangkan perlakuan 2%
dan 4% belum memenuhi persyaratan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi
konsentrasi NaOH memberikan pengaruh yang berbeda terhadap karakteristik briket serbuk
teh.
Kata kunci: ampas teh, briket, NaOH, pretreatment alkali, tepung tapioka.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Fakultas Teknik
Depositing User: Meike Megawati
Date Deposited: 23 Sep 2026 10:42
Last Modified: 23 Sep 2026 10:42
URI: http://repository.unram.ac.id/id/eprint/114

Actions (login required)

View Item
View Item