PENGELOLAAN EKOWISATA BERKELANJUTAN DI AIR TERJUN BATU SANTEK, DESA PAKUAN

NUR SAFIRA, ZALIANTY (2026) PENGELOLAAN EKOWISATA BERKELANJUTAN DI AIR TERJUN BATU SANTEK, DESA PAKUAN. Other thesis, Universitas Mataram.

[thumbnail of SKRIPSI NUR SAFIRA ZALIANTY C1L019074.pdf] Text
SKRIPSI NUR SAFIRA ZALIANTY C1L019074.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Air Terjun Batu Santek di Desa Pakuan, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat
merupakan destinasi wisata alam berbasis kawasan hutan yang memiliki potensi besar untuk
dikembangkan sebagai kawasan ekowisata. Namun demikian, pengelolaannya masih
menghadapi kendala berupa keterbatasan fasilitas pendukung, kelembagaan lokal yang belum
berjalan optimal, serta partisipasi masyarakat yang belum merata. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui status pengelolaan ekowisata saat ini di kawasan Air Terjun Batu Santek dan
merumuskan strategi pengelolaan ekowisata berbasis masyarakat (community-based
ecotourism/CBET). Penelitian dilaksanakan pada bulan April hingga Juni 2026 dengan metode
deskriptif melalui pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Data primer dikumpulkan melalui
observasi lapangan, wawancara, dan kuesioner terhadap pengunjung, masyarakat sekitar,
pengelola wisata, dan pemerintah desa. Penilaian kondisi destinasi menggunakan kerangka
komponen 4A (attraction, accessibility, amenities, dan ancillary) dengan skala skoring 0–4,
sedangkan status keberlanjutan dianalisis menggunakan metode Multi-Aspect Sustainability
Analysis (MSA) yang mencakup perhitungan indeks keberlanjutan, analisis pengungkit
(leverage), uncertainty error, serta penyusunan skenario perbaikan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa status keberlanjutan belum merata pada keempat aspek. Aspek daya tarik
memperoleh indeks 64,29% dan aspek aksesibilitas 54,17% sehingga keduanya berada pada
kategori berkelanjutan, sedangkan aspek fasilitas memperoleh indeks 37,50% dan aspek
kelembagaan dan pendukung 33,33% sehingga keduanya berada pada kategori kurang
berkelanjutan. Analisis pengungkit menunjukkan bahwa kebersihan kawasan merupakan atribut
paling sensitif pada aspek daya tarik; toilet, tempat ibadah, dan warung pada aspek fasilitas;
serta kelembagaan Pokdarwis, dukungan pemerintah, kegiatan konservasi, dan promosi wisata
pada aspek kelembagaan dan pendukung. Skenario perbaikan menunjukkan indeks berpotensi
meningkat menjadi 82,14% pada aspek daya tarik serta 91,67% pada tiga aspek lainnya. Hasil
analisis dinyatakan valid karena uji iterasi acak pada 5, 10, dan 20 kali iterasi menghasilkan
selisih kurang dari 5% terhadap nilai status riil dengan estimation respondent error di bawah
0,25 serta nilai uncertainty error rata-rata sebesar 0,16%. Strategi yang direkomendasikan
meliputi penguatan kelembagaan Pokdarwis, peningkatan partisipasi masyarakat lokal,
pengembangan fasilitas dasar wisata, serta penguatan program konservasi lingkungan yang
dijalankan secara terpadu.
Kata Kunci: Air Terjun Batu Santek; community-based ecotourism; ekowisata; keberlanjutan;
komponen 4A.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions: Fakultas Pertanian
Depositing User: Meike Megawati
Date Deposited: 24 Sep 2026 07:53
Last Modified: 24 Sep 2026 07:53
URI: http://repository.unram.ac.id/id/eprint/146

Actions (login required)

View Item
View Item