RIO SEPTA, UTAMA (2026) PENGARUH LAMA INKUBASI TERHADAP KUALITAS DAN MORFOMETRI SPERMATOZOA KAMBING BOER HASIL PEMISAHAN DENGAN METODE SWIM UP. Other thesis, Universitas Mataram.
SKRIPSI_RIO SEPTA UTAMA (B1D022167)_fiks.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lama inkubasi pada
metode swim up terhadap kualitas dan morfometri spermatozoa kambing Boer hasil
pemisahan, serta mengevaluasi perbedaan ukuran kepala spermatozoa antara
lapisan atas dan lapisan bawah. Metode swim up memanfaatkan kemampuan
migrasi spermatozoa melalui medium albumen, sehingga spermatozoa yang
memiliki kemampuan berenang lebih baik, dapat bermigrasi ke lapisan atas
medium. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Reproduksi Ternak Fakultas
Peternakan Universitas Mataram pada April–Mei 2026 menggunakan semen segar
dari satu ekor pejantan kambing Boer sehat. Penelitian menggunakan Rancangan
Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor berupa lama inkubasi, yaitu P1 = 22 menit,
P2 = 24 menit, P3 = 26 menit, dan P4 = 28 menit, dengan lima ulangan sehingga
diperoleh 20 satuan percobaan. Medium swim up menggunakan albumen dengan
konsentrasi 10% pada fraksi atas dan 30% pada fraksi bawah. Parameter yang
diamati meliputi motilitas, viabilitas, abnormalitas, serta morfometri kepala
spermatozoa (panjang dan lebar) yang diukur menggunakan perangkat lunak
ImageJ. Data dianalisis menggunakan One-Way ANOVA pada taraf 5%, sedangkan
perbedaan ukuran kepala spermatozoa antara lapisan atas dan lapisan bawah
dianalisis menggunakan Paired Sample t-test pada taraf kepercayaan 95%. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa variasi lama inkubasi (22, 24, 26, dan 28 menit)
tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap motilitas, viabilitas, abnormalitas,
maupun morfometri kepala spermatozoa kambing Boer. Namun, terdapat
perbedaan yang nyata (P<0,05) pada panjang dan lebar kepala spermatozoa antara
lapisan atas dan lapisan bawah, dengan ukuran kepala spermatozoa pada lapisan
bawah lebih besar dibandingkan lapisan atas, yang mengindikasikan adanya
perbedaan karakteristik populasi spermatozoa antara kedua fraksi hasil pemisahan.
xiii
Secara deskriptif, lama inkubasi 22 menit menunjukkan motilitas dan viabilitas
yang cenderung lebih tinggi serta abnormalitas yang lebih rendah dibandingkan
perlakuan lainnya, meskipun perbedaan tersebut tidak signifikan secara statistik.
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai pengaruh lama
inkubasi terhadap kualitas spermatozoa kambing Boer hasil pemisahan serta
gambaran karakteristik morfometri spermatozoa pada masing-masing lapisan,
sehingga dapat menjadi dasar pertimbangan dalam menentukan kondisi inkubasi
pada metode swim up.
Kata kunci: Kambing Boer, swim up, lama inkubasi, kualitas spermatozoa,
morfometri
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > SF Animal culture |
| Divisions: | Fakultas Peternakan |
| Depositing User: | Meike Megawati |
| Date Deposited: | 24 Sep 2026 07:55 |
| Last Modified: | 24 Sep 2026 07:55 |
| URI: | http://repository.unram.ac.id/id/eprint/150 |
