ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN USAHATANI PADI MENGGUNAKAN COMBINE HARVESTER DAN SISTEM NON COMBINE HARVESTER DI KECAMATAN WOJA KABUPATEN DOMPU

Aislami, Azzahra (2026) ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN USAHATANI PADI MENGGUNAKAN COMBINE HARVESTER DAN SISTEM NON COMBINE HARVESTER DI KECAMATAN WOJA KABUPATEN DOMPU. Other thesis, Universitas Mataram.

[thumbnail of S_AISLAMI AZZAHRA_Analisis Perbandingan Pendapatan Usahatani Padi Menggunakan Combine Harvester d.pdf] Text
S_AISLAMI AZZAHRA_Analisis Perbandingan Pendapatan Usahatani Padi Menggunakan Combine Harvester d.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui besarnya biaya produksi, penerimaan, dan
pendapatan usahatani padi yang menggunakan combine harvester dan sistem non combine
harvester di Kecamatan Woja Kabupaten Dompu, (2) untuk mengetahui perbedaan
pendapatan usahatani padi antara penggunaan combine harvester dan sistem non combine
harvester di Kecamatan Woja Kabupaten Dompu, dan (3) untuk mengetahui kendala yang
dihadapi petani dalam penggunaan kedua metode pemanenan tersebut. Penelitian ini
menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Unit analisis dalam penelitian ini adalah
usahatani padi yang menggunakan metode combine harvester dan sistem non combine
harvester di Kecamatan Woja Kabupaten Dompu. Lokasi penelitian di Desa Bara dan Desa
Montabaru, Kecamatan Woja Kabupaten Dompu ditentukan secara purposive sampling,
dengan pertimbangan bahwa pada kedua desa tersebut terdapat petani yang menggunakan
combine harvester dan sistem non combine harvester. Jumlah responden dalam penelitian ini
sebanyak 60 orang petani, yang terdiri dari 30 petani pengguna combine harvester dan 30
petani pengguna sistem non combine harvester. Analisis data mencakup analisis biaya
produksi, analisis penerimaan, analisis pendapatan, Uji Mann–Whitney, dan analisis kendala
penggunaan combine harvester dan sistem non combine harvester.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) rata-rata biaya produksi usahatani padi yang
menggunakan combine harvester di Kecamatan Woja sebesar Rp19.423.394,22 per musim
tanam, sedangkan rata-rata biaya produksi menggunakan sistem non combine harvester
sebesar Rp13.980.056,66 per musim tanam. Rata-rata penerimaan petani pengguna combine
harvester sebesar Rp27.791.666,67 per musim tanam, sedangkan rata-rata penerimaan petani
pengguna sistem non combine harvester sebesar Rp23.515.000,00 per musim tanam. Dari
hasil tersebut diperoleh rata-rata pendapatan petani pengguna combine harvester sebesar
Rp8.368.272,45, sedangkan rata-rata pendapatan petani pengguna sistem non combine
harvester sebesar Rp9.534.943,34 per musim tanam. (2) Berdasarkan hasil Uji Mann–
Whitney, nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,198 lebih besar dari 0,05. Hal ini
menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan pendapatan usahatani padi yang signifikan
secara statistik antara petani yang menggunakan metode combine harvester dan petani yang
menggunakan metode non combine harvester di Kecamatan Woja Kabupaten Dompu. (3)
Penggunaan combine harvester dan sistem non combine harvester masih menghadapi
beberapa kendala. Kendala ekonomi pada penggunaan combine harvester meliputi biaya sewa
alat yang mahal, keterbatasan modal untuk menyewa atau memiliki alat, biaya operasional,
dan harga gabah yang rendah saat panen. Sementara itu, kendala ekonomi pada sistem non
combine harvester terutama berkaitan dengan tingginya biaya tenaga kerja dan keterbatasan
modal untuk membayar tenaga kerja.
Kata kunci: combine harvester, non combine harvester, biaya produksi, pendapatan,
usahatani padi.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > SB Plant culture
Divisions: Fakultas Pertanian
Depositing User: Meike Megawati
Date Deposited: 25 Sep 2026 06:41
Last Modified: 25 Sep 2026 06:41
URI: http://repository.unram.ac.id/id/eprint/171

Actions (login required)

View Item
View Item