ANALISIS NILAI TAMBAH DAN KEUNTUNGAN AGROINDUSTRI VIRGIN COCONUT OIL (VCO) DI KABUPATEN LOMBOK UTARA

Baiq Anggun, Cahyani (2026) ANALISIS NILAI TAMBAH DAN KEUNTUNGAN AGROINDUSTRI VIRGIN COCONUT OIL (VCO) DI KABUPATEN LOMBOK UTARA. Other thesis, Universitas Mataram.

[thumbnail of S_Baiq Anggun Cahyani_Analisis Nilai Tambah dan Keuntungan Agroindustri Virgin Coconut Oil (VCO) di Kabupaten Lombok Utara_0526.pdf] Text
S_Baiq Anggun Cahyani_Analisis Nilai Tambah dan Keuntungan Agroindustri Virgin Coconut Oil (VCO) di Kabupaten Lombok Utara_0526.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Perkembangan produksi kelapa di Provinsi Nusa Tenggara Barat dari
tahun 2020–2024 relatif konstan, dengan Kabupaten Lombok Utara sebagai
produsen terbesar kedua di wilayah tersebut. Meskipun ketersediaan bahan baku
melimpah, sebagian besar petani masih menjual kelapa dalam bentuk utuh dengan
nilai ekonomis rendah, sehingga diperlukan upaya diversifikasi produk menjadi
Virgin Coconut Oil (VCO), yaitu minyak kelapa murni tanpa pemanasan yang
memiliki nilai jual tinggi. Pengembangan agroindustri VCO di Kabupaten
Lombok Utara diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah, pendapatan pelaku
usaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui optimalisasi
potensi kelapa yang tersedia.
Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Menganalisis nilai tambah agroindustri
Virgin Coconut Oil (VCO) di Kabupaten Lombok Utara. (2) Menganalisis
keuntungan agroindustri Virgin Coconut Oil (VCO) di Kabupaten Lombok Utara.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan pengumpulan data
menggunakan metode wawancara yang dilengkapi dengan kuesioner. Unit analisis
dalam penelitian ini adalah nilai tambah dan keuntungan usaha agroindustri Virgin
Coconut Oil (VCO) di Kabupaten Lombok Utara. Penentuan lokasi penelitian di
Kecamatan Pemenang dan Kecamatan Tanjung dilakukan secara sengaja
(purposive sampling) dengan pertimbangan bahwa kedua kecamatan tersebut
merupakan sentra agroindustri Virgin Coconut Oil (VCO) yang besar
dibandingkan kecamatan yang lain. Sedangkan penentuan jumlah responden
menggunakan metode sensus yaitu dengan mengambil seluruh pelaku usaha yang
masih aktif berproduksi yaitu sebanyak 16 responden. Sumber data yang
digunakan yaitu data primer dan data sekunder, sedangkan jenis data yang
digunakan yaitu data kuantitatif dan data kualitatif. Analisis data yang digunakan
dalam penelitian ini yaitu analisis nilai tambah metode Hayami dan analisis
keuntungan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Nilai Tambah Agroindustri
Virgin Coconut Oil (VCO) di Kabupaten Lombok Utara sebesar Rp.23.417 per kg
bahan baku. Sehingga, dengan penggunaan bahan baku sebanyak 48 kg per proses
produksi menghasilkan total nilai tambah sebesar Rp.1.124.016 per proses
produksi. (2) Keuntungan Agroindustri Virgin Coconut Oil (VCO) di Kabupaten
Lombok Utara sebesar Rp.1.009.693 per proses produksi atau Rp.4.038.772 per
bulan, sedangkan keuntungan yang diperoleh per kg bahan baku yaitu sebesar
Rp.20.965.
Untuk meningkatkan pemasaran produk VCO, produsen perlu
meningkatkan strategi pemasaran melalui perluasan jaringan mitra dan reseller
serta pemanfaatan media promosi agar jangkauan pasar semakin luas. Selain itu,
xv
kualitas produk dan kemasan harus tetap dijaga untuk meningkatkan kepercayaan
konsumen. Penyesuaian jumlah produksi dengan permintaan pasar juga penting
agar seluruh produk dapat terjual dan tidak terjadi penumpukan stok di gudang.
Selain itu, agroindustri VCO sebaiknya terus dikembangkan dan ditingkatkan,
mengingat usaha ini mampu memberikan keuntungan yang cukup besar.
Kata Kunci : Agroindustri, Virgin Coconut Oil (VCO), Nilai Tambah, Hayami,
Keuntungan

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian
Depositing User: Meike Megawati
Date Deposited: 02 Oct 2026 06:22
Last Modified: 02 Oct 2026 06:22
URI: http://repository.unram.ac.id/id/eprint/256

Actions (login required)

View Item
View Item