Alex, Hidayat (2026) PENGARUH KOMPOS DAN NPK TERHADAP PENYERAPAN MERKURI (Hg) OLEH TANAMAN AKAR WANGI (Vetiveria zizanioides L) PADA MEDIA TAILING EMAS DI DESA SELOTO, KECAMATAN TALIWANG, KABUPATEN SUMBAWA BARAT. Other thesis, Universitas Mataram.
SKRIPSI ALEX HIDAYAT_C1L021012.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Desa Seloto merupakan salah satu desa yang berada dalam wilayah
administratif Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa
Tenggara Barat. Potensi pertambangan di Taliwang, sebagai ibu kota Kabupaten
Sumbawa Barat, Taliwang memiliki kekayaan sumber daya alam yang besar,
khususnya emas. Namun, kekayaan alam ini juga memicu maraknya kegiatan
pertambangan emas ilegal di beberapa wilayah perbukitan di sekitar Taliwang, yang
seringkali menimbulkan permasalahan lingkungan dan sosial. Aktivitas
pertambangan emas, khususnya yang berskala kecil, sering kali menimbulkan
dampak negatif yang signifikan terhadap lingkungan sekitarnya. Salah satu
permasalahan utamanya adalah degradasi lahan akibat penumpukan tailing, yaitu
limbah sisa dari proses pengolahan bijih emas. Tailing mengandung berbagai jenis
logam berat dan senyawa kimia yang berbahaya, termasuk merkuri (Hg). Salah
satu pendekatan yang paling umum adalah melalui revegetasi, yaitu penanaman
kembali vegetasi pada lahan kritis. Meskipun berbagai jenis tanaman seperti pohon,
semak, dan herba dapat digunakan, rumput sering dianggap sebagai pilihan ideal.
Rumput memiliki adaptasi yang tinggi terhadap kondisi suboptimal dan
menunjukkan pertumbuhan yang cepat. Di antara berbagai jenis rumput, vetiver
atau akar wangi (Vetiveria zizanioides) menonjol sebagai spesies yang sangat
menjanjikan untuk reklamasi lahan.
Tujuan dari skripsi dengan berjudul “Pengaruh Kompos dan NPK Terhadap
Penyerapan Merkuri (Hg) oleh Tanaman Akar Wangi (V. Zizanioides) Pada Media
Tailing Emas di Desa Seloto, Kecamatan, Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat”
antara lain : (1) Menganalisis pengaruh pemberian kompos terhadap kemampuan
tanaman vetiver (V. zizanioides) dalam menyerap merkuri (Hg) dari media tailling
xii
emas. (2) Menganalisis pengaruh pemberian pupuk NPK terhadap efisiensi
penyerapan merkuri (Hg) oleh tanaman vetiver (V. zizanioides) pada media tailling
emas. (3) Menganalisis adanya interaksi antara pemberian kompos dan pupuk NPK
terhadap tingkat penyerapan merkuri (Hg) oleh tanaman vetiver (V. zizanioides)
pada media tailling emas.
Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok
(RAK) faktorial dengan dua faktor. Faktor pertamanya adalah dosis kompos (K),
yang di dalamnya terdapat tiga taraf: K1 (0 gram), K2 (57 gram), dan K3 (113
gram). Faktor keduanya adalah dosis NPK (N), dengan tiga taraf: N1 (0 gram), N2
(1,1 gram), dan N3 (1,9 gram). Kombinasi dari kedua faktor ini menghasilkan total
9 perlakuan. Setiap perlakuan diulang tiga kali, menghasilkan total 27 unit
percobaan. Setiap unit percobaan ditanami dengan satu bibit.
Hasil analisis data menunjukkan dampak penggunaan kompos dan pupuk
NPK terhadap berbagai parameter yang diamati. (1) Parameter persentase hidup
pada disimpulkan bahwa pemberian kompos dan pupuk NPK tidak memberikan
pengaruh signifikan terhadap persentase hidup tanaman akar wangi. Dengan nilai
sig kompos sebesar 0,475, NPK sebesar 0,825 dan intraksi antara keduanya sebesar
0,402 dimana lebih besar dari nilai sig yang telah ditentukan (α=0.05). (2)
parameter tinggi tanaman menunjukkan nilai sig dari kompos, NPK dan intraksi
antara kedianya berturut-turut sebesar 0,062; 0,030; 0,045. Dari data tersebut dapat
disimpulkan bahwa pemberian kompos tidak memberikan pengaruh yang
signifikan terhadap tinggi tanaman, sedangkan untuk perlakuan NPK dan intraki
antara keduanya memberikan pengaruh yang signifikan. (3) Parameter panjang
akar, hasil uji menunjukkan nilai signifikansi (Sig.) lebih besar dari 0.05 untuk
semua perlakuan, yaitu kompos = 0.621, NPK = 0.180, dan interaksi antara
keduanya = 0.061. Nilai-nilai ini menunjukkan bahwa perlakuan yang diterapkan
tidak memiliki efek yang cukup kuat untuk secara signifikan mendorong
pertumbuhan akar. (4) Parameter Merkuri (Hg) , hasil Analisis variansi
menunjukkan bahwa dosis pupuk NPK tidak berpengaruh signifikan pada
penyerapan merkuri (Hg) oleh tanaman vetiver, dengan signifikansi (Sig.) sebesar
0.933, lebih besar dari 0.05. Sebaliknya, dosis kompos memiliki pengaruh yang
signifikan terhadap penyerapan merkuri, dengan signifikansi sebesar 0.013, yang
lebih kecil dari 0.05.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > SB Plant culture |
| Divisions: | Fakultas Pertanian |
| Depositing User: | Meike Megawati |
| Date Deposited: | 02 Oct 2026 06:23 |
| Last Modified: | 02 Oct 2026 06:23 |
| URI: | http://repository.unram.ac.id/id/eprint/261 |
