BAIQ NADIA CAHYA, KENCANA MENTIRI (2026) DAMPAK TAMBANG EMAS ILEGAL TERHADAP KONDISI SOSIAL DAN KESEHATAN MASYARAKAT DI DESA PELANGAN KECAMATAN SEKOTONG KABUPATEN LOMBOK BARAT. Other thesis, Universitas Mataram.
SKRIPSI_BAIQ NADIA CAHYA_L1C019015 (1).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Tambang emas merupakan proses dan teknik yang digunakan dalam
pengambilan emas dari tanah. Salah satu Desa yang memiliki lokasi tambang
yaitu Desa Pelangan, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat.
Pertambangan emas yang dilakukan oleh masyarakat yaitu tambang illegal.
Kegiatan tambang yang dilakukan masyarakat Desa Pelangan disebut dengan
istilah “belubang”. Adapun tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui proses
dan pengolahan tambang hingga menjadi emas murni, serta dampak tambang
emas terhadap kondisi sosial dan Kesehatan masyarakat di Desa Pelangan.
Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan
pendekatan studi kasus (case study). Teknik pengambilan informan menggunakan
purposive. Prosedur pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara
mendalam, dan penelusuran dokumen. Sumber data diperoleh dengan sumber data
primer dan skunder, kemudian keabsahan data dicek dengan triangulasi sumber
dan triangulasi teknik. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori
struktural fungsionalisme menurut Robert K. Merton, dengan konsep fungsi
manifest, fungsi laten dan disfungsi. Hasil penelitian ini menunjukan pengolahan
emas murni yang dilakukan oleh masyarakat Desa Pelangan masih menggunakan
alat-alat sederhana dan tidak memenuhi standar keselamatan kerja. Pengolahan
dimulai dengan penggalian lubang tambang, pengangkutan hasil galian,
penghancuran batu, proses pemisahan, dan penjualan emas. Tambang emas di
Desa Pelangan memiliki dampak terhadap kondisi sosial yaitu meningkatnya
pendapatan masyarakat, mengurangi jumlah pengangguran, perubahan status
sosial dan meningkatnya tingkat pendidikan masyarakat, munculnya konflik antar
pekerja tambang, adanya kesenjangan sosial, bagi pekerja tambang dan
keluarganya merasakan kurangnya waktu para pekerja tambang bersama keluarga.
Dampak terhadap kesehatan dan lingkungan berupa kesehatan fisik, paparan
merkuri dan pencemaran lingkungan. Kemudian, hasil penelitian ini di analisis
dengan teori yang digunakan dan menggambarkan bahwa dampak tambang emas
ilegal memiliki fungsi manifest, berupa peningtakan pendapatan dan mengurangi
jumlah pengangguran. Kemudian fungsi laten, berupa perubahaan status sosial
sehingga meningkatkan tingkat pendidikan masyarakat dan terakhir disfungsi,
berupa munculnya konflik, kesenjangan sosial, penurunan kesehatan serta
pencemaran lingkungan disekitar area tambang di Desa Pelangan. Disarankan
agar pemerintah daerah memberikan perhatian khusus pada pertambangan emas,
terutama dalam pengolahan limbah tambang. Bagi para pekerja tambang
disarankan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan
dan keselamatan dalam bekerja serta masyarakat harus berperan aktif untuk
menjaga lingkungan sekitar dengan memperhatikan pembuangan limbah tambang.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HM Sociology |
| Divisions: | Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik |
| Depositing User: | Meike Megawati |
| Date Deposited: | 02 Oct 2026 06:24 |
| Last Modified: | 02 Oct 2026 06:24 |
| URI: | http://repository.unram.ac.id/id/eprint/267 |
